Aku Tak Ingin Mengharapkan Kehadirannya lagi

Kamis Sore ,,
sesuatu yang selama ini aku pertahankan dan harapkan telah berakhir,Sesuatu yang sama sekali tak pernah aku inginkan terjadi.
"Aku akan pergi jauh dan tak akan kembali.Lebih baik jangan harapkan aku lagi.maafin aku"

Aku terus menatap pesan kilat darinya.Suatu sikap yang sama sekali aku anggap dia bukan lelaki yang bertanggung jawab karena tak berani bertatap muka langsung denganku saat mengakhiri kisah ini.Aku tak bisa berfikir jernih..hatiku kacau dan sangat galau,rasanya pun keimananku rapuh dan hilang.Tak terasa butiran-butiran air mata terus menetes,andai air mata itu bisa bicara mungkin ia akan mengatakan betapa bahagianya dia cz akhirnya bisa terbebas dan tak terbendung lagi di dalam mata dan tak tertahan lagi.Semua telah tercurahkan.
"Aku bebas,maaf aku telah membuat matamu merah dan sedikit bengkak,maaf telah membuat pipimu basah" mungkin itulah ucapan yang ingin di sampaikan oleh sang air mata.

Aku berjalan pulang,aku menyebrang jalan tanpa perdulikan apapun,rasa ingin menghempaskan tubuhku di jalanan,karna hatiku dan jiwaku kosong.
Berkali-kali sahabatku mengirimkan pesan singkat untukku,yang berisi tausyiahan dan motivasi
...................................................................................
"Dia tak ingin aku mengharapkanya lagi"

(to be continue)

0 Response to "Aku Tak Ingin Mengharapkan Kehadirannya lagi"

Posting Komentar